*PLECIMURIANEWS, KUDUS* - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus laksanakan panen selada hidroponik, Senin 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tentang kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, serta peternakan di Lapas dan Rutan.
Panen selada hidroponik tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menerapkan sistem pertanian tanpa tanah (hidroponik) melalui Warga Binaan dilibatkan secara aktif mulai dari penyemaian benih, pengaturan nutrisi dan aliran air, perawatan tanaman, hingga proses panen. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memperkenalkan teknologi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Abdul Aziis Sinung Wibowo, menyampaikan penerapan sistem hidroponik merupakan upaya untuk menyesuaikan pembinaan dengan perkembangan teknologi pertanian saat ini.
“Melalui budidaya selada hidroponik, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan pertanian modern yang memiliki nilai ekonomis dan peluang usaha setelah mereka kembali ke masyarakat, ” ujarnya.
Harris Aulia Rachman selaku pembina kemandirian mengungkapkan rasa bangga dan sangat antusias dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat.
“Kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa kemandirian bagi WBP lebih produktif dan memberi harapan untuk membuka usaha atau bekerja di bidang pertanian setelah bebas nanti, ” tuturnya.
Melalui panen selada hidroponik ini, Rutan Kudus menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan guna menciptakan Warga Binaan yang mandiri, berdaya saing, serta siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
-TIM HUMAS RUTAN KUDUS-

David Fernanda Putra